Al Qalam http://journal.stit-insida.ac.id/index.php/alqalam <p>Al Qalam, Kumpulan Jurnal Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) INSIDA</p> en-US Al Qalam NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM SINETRON PARA PENCARI TUHAN JILID DELAPAN http://journal.stit-insida.ac.id/index.php/alqalam/article/view/88 <p>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan sisi positif pendidikan Islam dalam drama Para Pencari Tuhan Jilid Delapan. Para Pencari Tuhan merupakan drama yang dibawakan oleh PT. Gisella Citra Sinema dan tayang di SCTV mulai sekitar tahun 2007. Sinetron Para Pencari Tuhan merupakan drama yang sarat dengan nilai-nilai keislaman dalam rangkaian episodenya. Menilik landasan tersebut, saya ingin mengkajinya dalam skripsi dan mengambil judul “Nilai-Nilai pendidikan Islam dalam Sinetron Para Pencari Tuhan Jilid Delapan”.</p> <p>Jenis penelitian yang digunakan dalam skripsi ini adalah penelitian analisis isi dan menggunakan metodologi deskriptif kualitatif. Saya akan memulai penelitian menggunakan gambar tertentu, mencirikan informasi dengan aturan dan membuat ekspektasi dengan strategi ilmiah tertentu juga. Dalam membedah informasi, menggunakan strategi deskriptif kualitatif yaitu teknik yang digunakan untuk meneliti objek sesuai dengan informasi yang didapat.</p> <p>Dari hasil penelitian yang saya lakukan, cenderung beralasan bahwa sisi positif pendidikan Islam dalam Sinetron Para Pencari Tuhan Jilid Delapan meliputi nilai Ibadah, nilai Aqidah dan nilai Ahklak. Nilai Ibadah terdiri dari sholat berjamaah, berdo’a, dan berdzikir, kemudian nilai Aqidah terdiri dari tauhid nubuwat dan mengesakan Allah, dan nilai Akhlak bersyukur,bersedekah, tawakal dan ikhlas.</p> Tri Witjaksono Sridadi ##submission.copyrightStatement## 2024-10-07 2024-10-07 12 2 Keterampilan Mengajar Guru di TK Amaryllis, Jakarta Timur: Tinjauan pada Keterampilan Menjelaskan http://journal.stit-insida.ac.id/index.php/alqalam/article/view/87 <p>Keterampilan mengajar merupakan aspek fundamental yang harus dimiliki setiap guru agar pembelajaran berlangsung secara efektif dan efisien. Guru yang memiliki keterampilan mengajar yang baik dapat menciptakan suasana belajar yang menarik, interaktif, dan bermakna bagi peserta didik. Keterampilan utama yang harus dikuasai oleh guru mencakup keterampilan membuka dan menutup pelajaran, bertanya, menjelaskan, mengelola kelas, menggunakan media pembelajaran interaktif, serta memberikan penguatan kepada peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatitf dengan pendekatan deskriptif. Sumber data pada penelitian ini ialah guru kelas kelompok B TK Amaryllis, Jakarta Timur. Pengumpulan data dilakukan menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles and Huberman yang mencakup tahap reduksi, display, dan verifikasi data. Indikator keterampilan menjelaskan yaitu kemampuan merencanakan dan kemampuan menyajikan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan menjelaskan telah dimiliki guru terutama pada aspek perencanaan, namun pada aspek pelaksanaan atau penyajian, guru harus meningkatkan kemampuannya terutama pada penggunaan bahasa yang efektif (tidak berbelit-belit) maupun&nbsp; pemanfaatan teknologi informasi. Dalam menganalisis proses belajar mengajar di TK Amaryllis dilengkapi berbagai referensi terkait keterampilan mengajar guru. Hasil kajian menunjukkan bahwa keterampilan mengajar yang baik dapat meningkatkan kualitas pembelajaran serta memotivasi peserta didik untuk belajar dengan lebih optimal.</p> Meity Hadzrina Idris, M.Pd.I ##submission.copyrightStatement## 2024-10-07 2024-10-07 12 2 Penyembuhan Dalam Syari'at Islam http://journal.stit-insida.ac.id/index.php/alqalam/article/view/86 <p>Berobat sangat disarankan di dalam agama Islam, ini adalah dalam rangka bertujuan buat kesembuhan dan buat melindungi supaya kelangsungan hidup serta keselamatan jiwa dapat terpelihara. Sejalan dengan terus terjadi majunya dunia kedokteran, hingga kita tidak dapat mengelak kalau peredaran obat- obatan yang dibuat dari bahan yang di haramkan kian meluas di tengah- tengah warga. Bersumber pada latar belakang tersebut, permasalahan yang penyusun cermati dalam makalah ini merupakan menimpa hukum memakai barang yang diharamkan dalam penyembuhan. Disamping itu juga bagaimana sesungguhnya batasan- batasan dalam hukum Islam dikala dihadapkan pada kondisi darurat, apakah terdapat rukhsoh dalam memakai barang najis dalam penyembuhan.<br>Kajian ini ialah riset kepustakaan ( library research). Adapun terkait data yang digunakan adalah kualitatif, dengan bentuk komentar, konsep ataupun teori yang menguraikan serta menerangkan permasalahan yang berkaitan dengan pemakaian barang najis dalam penyembuhan. Sebaliknya sumber informasi yang di ambil dalam riset ini merupakan sumber informasi primer serta sekunder. Untuk primer merupakan kitab- kitab hadits. Sebaliknya informasi sekunder di ambil dari sebagian literature yang relevansinya terkait dengan riset ini. Informasi yang sudah dikumpul dalam riset ini setelah itu dianalisa secara deskriptif, dengan cara menerangkan segala kasus yang ada, setelah diperoleh hasil, kemudian disimpulkan secara deduktif, dengan cara menarik kesimpulan dari uraian umum ke hal-hal yang bersifat khusus. Sehingga riset ini bisa difahami dengan gampang serta jelas. Kajian ini menarangkan tentang hukum berobat dengan barang najis, pemakaian barang najis dalam penyembuhan yang tidak dibolehkan oleh agama islam kecuali dalam kondisi darurat dengan keadaan serta syarat- syarat tertentu.</p> Moh. Badrudin ##submission.copyrightStatement## 2024-10-07 2024-10-07 12 2 MAZHAB SYAFI’I : SEBUAH PARADIGMA PEMIKIRAN DAN PENETAPAN HUKUM ISLAM DI INDONESIA http://journal.stit-insida.ac.id/index.php/alqalam/article/view/89 <h1 style="text-align: justify; text-indent: .5in; line-height: 150%;"><span style="font-weight: normal;">Mazhab Syafi’i memainkan peran penting dalam pemikiran dan pembentukan hukum Islam di Indonesia. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis keberadaan mazhab Syafi’i sebagai sebuah paradigma dalam pemikiran dan penetapan hukum Islam di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan <em>deskriptif-analitik</em> dan mengacu pada berbagai sumber literatur dan studi empiris yang relevan, serta dijelaskan konsep dan prinsip mazhab Syafi’i, termasuk sejarah dan perkembangannya serta kontribusi ulama Syafi’i terhadap pemikiran hukum Islam. Selain itu, dijelaskan juga tentang perbedaan mazhab Syafi’i dengan mazhab-mazhab yang lain, terutama pada aspek metodologi ijtihad dan pendekatan sumber hukum Islam. Penelitian ini juga menyoroti keunggulan dan relevansi mazhab Syafi’i dalam konteks Indonesia, termasuk pengaruhnya terhadap penegakan hukum Islam. Namun demikian, kritik dan tantangan bagi mazhab Syafi’i juga diperhatikan, seperti keterbatasan adaptasi dan pluralitas mazhab di Indonesia. Untuk memperkuat peran mazhab Syafi’i, artikel ini merekomendasikan upaya untuk memahami dan meneliti lebih lanjut pemikiran dan penerapan hukum Islam berdasarkan paradigma mazhab Syafi’i di Indonesia.</span></h1> Dr. Rafiqurrahman , MA ##submission.copyrightStatement## 2024-10-07 2024-10-07 12 2 INTERVENSI TERAPI KOGNITIVE DAN PERILAKU YANG TERINTEGRASI DENGAN NILAI ISLAM TERHADAP PENANGANAN GANGGUAN GEJALA GANGGUAN KESEHATAN JIWA http://journal.stit-insida.ac.id/index.php/alqalam/article/view/90 <p>Salah satu konsekwensi perkembangan ilmu pengetahuan secara global saat ini adalah adanya standardisasi ilmu pengetahuan yang dapat berlaku diseluruh dunia. Model yang didasarkan di Barat sering dianggap sebagai solusi untuk pengetahuan dan kemajuan meski acapkali bertentangan dengan nilai-nilai dan keyakinan Islam. Termasuk dalam penanganan gejala gangguan kejiwaan yang menjadi ranah dalam psikologi konvensional. Cognitive Behavior Therapy merupakan salah satu pendekatan praktis yang biasa digunakan dalam penanganan berbagai gangguan kejiwaan yang dikenal secara umum dan dipergunakan oleh para psikolog. Beberapa ahli telah berdiskusi tentang kemungkinan menggunakan CBT dengan komunitas Muslim. Diskusi ini berkonsentrasi pada CBT sebagai sebuah pendekatan yang didasari pada pemahaman dan nilai sekuler, bagaimana CBT dapat beradaptasi dan disesuaikan dengan budaya di mana Islam mendominasi sebagian besar aspek kehidupan.</p> <p>Adaptasi dari CBT berbasis Keagamaan yang dikembangkan oleh Pearce dkk. (2015), maka hadir terapi Perilaku Kognitif Terintegrasi Islam (CBT), terapi ini mengintegrasikan keyakinan, perilaku, praktik, dan sumber daya agama Islam untuk mengatasi agresi, kecemasan, depresi, dan obsesif kompulsif.</p> <p>Melalui pendekatan literature review, penulis mendapati, pendekatan CBT yang dimaksud diatas mampu memberikan dampak signifikan terhadap pemulihan gejala gangguan kejiwaan.</p> M.Arfaini Alif , M.Pd ##submission.copyrightStatement## 2024-10-07 2024-10-07 12 2