INTERVENSI TERAPI KOGNITIVE DAN PERILAKU YANG TERINTEGRASI DENGAN NILAI ISLAM TERHADAP PENANGANAN GANGGUAN GEJALA GANGGUAN KESEHATAN JIWA
Abstract
Salah satu konsekwensi perkembangan ilmu pengetahuan secara global saat ini adalah adanya standardisasi ilmu pengetahuan yang dapat berlaku diseluruh dunia. Model yang didasarkan di Barat sering dianggap sebagai solusi untuk pengetahuan dan kemajuan meski acapkali bertentangan dengan nilai-nilai dan keyakinan Islam. Termasuk dalam penanganan gejala gangguan kejiwaan yang menjadi ranah dalam psikologi konvensional. Cognitive Behavior Therapy merupakan salah satu pendekatan praktis yang biasa digunakan dalam penanganan berbagai gangguan kejiwaan yang dikenal secara umum dan dipergunakan oleh para psikolog. Beberapa ahli telah berdiskusi tentang kemungkinan menggunakan CBT dengan komunitas Muslim. Diskusi ini berkonsentrasi pada CBT sebagai sebuah pendekatan yang didasari pada pemahaman dan nilai sekuler, bagaimana CBT dapat beradaptasi dan disesuaikan dengan budaya di mana Islam mendominasi sebagian besar aspek kehidupan.
Adaptasi dari CBT berbasis Keagamaan yang dikembangkan oleh Pearce dkk. (2015), maka hadir terapi Perilaku Kognitif Terintegrasi Islam (CBT), terapi ini mengintegrasikan keyakinan, perilaku, praktik, dan sumber daya agama Islam untuk mengatasi agresi, kecemasan, depresi, dan obsesif kompulsif.
Melalui pendekatan literature review, penulis mendapati, pendekatan CBT yang dimaksud diatas mampu memberikan dampak signifikan terhadap pemulihan gejala gangguan kejiwaan.